Welcome to My World

Seminar: Internet Sehat Anak Selamat

Posted by: Mama Selma on: June 6, 2009

Membiarkan anak hidup sendiri dalam era internet ini tanpa bimbingan, sama halnya melepas anak di hutan belantara yang ganas. Jadi bagaimana caranya memproteksi dampak negatif yang ada bagi anak?

Techno Update Program

Seminar:
Internet Sehat Anak Selamat
Strategi Membentengi Anak dari Dampak Negatif Internet

Di jaman teknologi serba canggih seperti sekarang ini, anak-anak pun ikut terimbas dampaknya. Tak terkecuali juga penggunaan internet yang kian mewabah. Semakin mudahnya akses internet ini, selain berdampak positif juga bisa membawa dampak negatif. Membiarkan anak hidup sendiri dalam era teknologi informasi tanpa bimbingan dan arahan sama sekali, sama halnya melepas anak di hutan belantara yang ganas. Jadi bagaimana caranya memproteksi dampak negatif yang ada di internet bagi anak? Apa saja yang harus dilakukan orang tua dan guru dalam membimbing anak-anaknya dalam penggunaan internet? Dan bagaimana pula cara yang tepat menggunakan internet untuk pendidikan?

Saat ini sudah tak saatnya lagi memperdebatkan penting tidaknya internet. Termasuk perlu tidaknya internet diterima tidaknya. Internet sudah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Internet sudah menjadi bagian masa kini dan masa depan. Yang tak mengikutinya bisa tersingkir dari masa depan. Karenanya tak mungkin membiarkan anak dan anak didik tak dikenalkan dengan internet.

Apalagi internet adalah jendela dunia dan ilmu pengetahuan. Siapapun dapat mengakses dunia tanpa harus berkeliling dunia melalui internet. Dengan internet semakin mudah berkomunikasi dan mencari informasi. Internet juga mempengaruhi konsep berbisnis dan bekerja.

Namun, belum banyak orang tua dan guru yang benar-benar memahami seluk beluk dunia internet sebagai bagian dari sistem edukasi berbasis teknologi. Mereka harus mempertimbangkan dan memperhitungkan manfaat serta pengaruh teknologi informasi terhadap anak dengan menerapkan strategi dan informasi yang tepat.

Memang di satu sisi ada dampak positifnya memperkenalkan internet pada anak, namun di sisi lain ada dampak negatif. Menolak penerimaan internet adalah sikap yang tidak tepat. Yang seharusnya dilakukan adalah mengarahkan dan membimbingnya. Selain itu tak lupa menginstall aplikasi yang tepat untuk membentengi segala dampak negatif. Karena kita tak mungkin setiap waktu duduk di samping mereka.

Menyikapi kondisi yang demikian, maka SAM Design Creative Education (SCE) menyelenggarakan seminar ‘Internet Sehat Anak Selamat’ yang ditujukan bagi para orang tua, guru, pemerhati anak dan siapa saja yang berminat pada dunia internet dan pengelolaan dampaknya. Seminar ini akan membahas apa yang harus dilakukan orang tua, guru dan software/aplikasi apa yang perlu diinstall serta sharing pengalaman yang telah dilakukan seorang ayah dan ibu.

Anda akan dibimbing oleh tim SAM Design Creative Education (SCE) yang telah berpengalaman di dunia internet dan pemanfaatannya.

WHAT WILL YOU GET
Tim SAM Design Creative Education akan membantu anda mempelajari bagaimana cara membentengi anak dari dampak negatif internet dan software aplikasi yang bisa digunakan.

Hal yang akan dibedah dan dipraktekkan dalam seminar ini:
1. Tips orang tua membentengi anak dari dampak negatif internet dan ansitipasinya.
2. Sharing pengalaman seorang ayah dan ibu apa yang sudah dilakukan menanggulangi dampak negatif internet.
3. Instalasi dan set up aplikasi software pelindung anak dari bahaya internet beserta penggunaannya.

ALASAN MENGAPA SEMINAR INI HARUS DIIKUTI
1. Belajar langsung dari praktisi yang lebih dari 10 tahun berpengalaman di bidang internet.
2. Mendapatkan materi presentasi dan software aplikasi gratis dalam bentuk soft copy (CD).
3. Belajar langsung dari praktisi yang telah berpengalaman membantu banyak perusahaan dalam bidang internet.
4. Dirancang sedemikian mudah dan bisa diikuti oleh semua level kemampuan.
5. Selesai dari mengikuti seminar dapat langsung dipraktekkan.
6. Pengetahuan yang jarang diajarkan secara formal ataupun training untuk umum.
7. Investasi yang sangat murah untuk kesuksesan anda dan perusahaan. Sekalipun dibandingkan dengan seminar-seminar pada umumnya.
8. Didukung oleh Tanadi Santoso dan Anang Supardi; pembicara radio dan seminar tentang selling, marketing, kreativitas dan kewirausahaan yang sukses.

TRAINER
ANANG SUPARDI

(Managing Director SAM Design)
Bersama Tanadi Santoso, dia mendirikan SAM Design dan mengembangkannya sampai demikian sukses saat ini. Sering berbicara di seminar, radio dan publik. Beliau akan berbagi pengalamannya dalam seminar ini.

MOCHAMAD YUSUF
(Senior IT Consultant & SCE Manager)
http://m.yusuf.web.id
Sejak awal sudah bergabung di SAM Design, perusahaan terkemuka untuk pembuatan website dan aplikasi. Selama lebih dari 10 tahun sudah lebih dari 134 proyek web dan aplikasi yang telah dikerjakan. Sering berbicara di seminar, radio dan publik serta aktif mengajar di berbagai perguruan tinggi. Juga aktif menulis dan menelurkan beberapa buku.

LATHIFAH AMBARWATI
(Penikmat internet dan ibu rumah tangga)
http://www.gayahiduporganic.com
Mantan manajer Astra World yang sekarang memutuskan menjadi ibu rumah tangga. Saat ini selain disibukkan dengan segala pekerjaan rumah tangga, dia aktif berbisnis melalui internet.

WHO SHOULD ATTEND
Orang tua, dosen, mahasiswa, guru, penikmat internet atau siapa saja yang berminat pada internet.

AGENDA SEMINAR
Session 1: Tips ayah membentengi anaknya dari dampak negatif internet.
oleh: Anang Supardi
Sesi ini diisi testimoni seorang ayah dalam membentengi anaknya dari dampak negatif internet, disertai tips-tips yang menarik dan bermanfaat.

Session 2: Tip dan kiat antisipasi dampak negatif internet untuk anak.
oleh: Mochamad Yusuf
Sesi ini akan membeberkan dampak apa saja yang terjadi seiring dengan perkembangan dan penggunaan internet oleh anak. Kemudian akan dijelaskan pula langkah-langkah antisipasi yang dapat diambil untuk mencegah dampak negatifnya.

Session 3: Testimoni seorang Ibu tentang proteksi bahaya internet pada anaknya.
oleh: Lathifah Ambarwati
Sesi ini akan mengulas testimoni tentang bagaimana cara dan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk memproteksi bahaya internet terhadap anak dilihat dari sudut pandang seorang Ibu.

Session 4: Instalasi danpenggunaan aplikasi pelindung anak dari dampak internet.
oleh: Mochamad Yusuf
Dalam sesi ini akan diberitahukan aplikasi-aplikasi apa saja yang dapat digunakan untuk memproteksi dampak negatif penggunaan internet bagi anak dan cara menginstal serta penggunaannya.

FASILITAS:
Snack, CD presentasi, seminar kit dan sertifikat.

INVESTASI FEE
Sabtu, 20 Juni 2009
13.00-16.00 WIB

SCE Workshop
Jl Kombes Pol. M. Duryat 39
Surabaya

- Umum @ Rp 100.000,00
- Beli 2 atau lebih @ Rp. 75.000,00
- Harga khusus untuk civitas academica

KONTAK
Nuniek Puspa
T.031 545 9975
HP: 081 332 462787
sce@samdesign.com

PENYELENGGARA
SAM Design Creative Education (SCE)

ABOUT SAM DESIGN CREATIVE EDUCATION
Sejak sukses memberikan beberapa seminar di even-even publik, banyak pihak mendesak SAM Design memberikan seminar secara rutin. Berbekal pengalaman lebih dari 10 tahun memberikan konsultasi IT, multimedia, brand, design, promotion dan marketing, SAM Design tergerak untuk memberikan kontribusi sharing knowledge melalui SAM Design Creative Education (SCE) ini.

Tidak hanya seminar publik yang telah dilakukan, namun SAM Design Creative Education (SCE) juga telah memberikan training on site/internal corporate. Silakan kontak kami untuk informasi lebih lanjut.

SUPPORTED BY
- SAM Design
www.samdesign.com
Perusahaan yang lebih dari 10 tahun menekuni pembuatan website dan aplikasi, multimedia, graphic design, printing, serta konsultasi branding strategy.

- Tanadi Santoso
www.tanadisantoso.com
Pembicara seminar yang mengangkat tema-tema unik dan segar penuh kreativitas menerobos kejumudan dunia bisnis. Beliau dikenal juga sebagai pengusaha sukses.

- PASFM Surabaya
www.pasfm.com
104,3 FM
Jaringan radio bisnis yang sukses di Indonesia.

Seminar INSPIRASI WIRAUSAHA

Posted by: Mama Selma on: May 11, 2009

Menurut survey, 84% perempuan akan jatuh miskin memasuki usia 50 tahun dikarenakan berbagai sebab, misalnya:

-          Anak-anak sudah mulai butuh biaya tinggi untuk kuliah, kursus, les, tunangan, mantu, dll

-          Diri sendiri/suami mulai sakit-sakitan

-          Diri sendiri/suami pensiun

-          Suami meninggal

-          Perceraian

-          Tidak mampu meneruskan usaha/bisnis suami atau tidak bisa berbisnis/berwirausaha

-          Keluarga butuh bantuan, dll

Untuk itu mari kita persiapkan diri dengan menyimak ilmu dan tips yang akan disampaikan oleh para pakarnya (Rhenald Kasali, bersama praktisi internet mrketing dan perbankan) di Seminar INSPIRASI WIRAUSAHA yang diselenggarakan oleh Majalah Femina, Sabtu, 16 Mei 2009, Sheraton Hotel Surabaya, pk 08.30 – 13.00. Ticket Box, hubungi Mama Selma (Iva) di 031-70602699, 0816512699.

seminar-SBY

Buat Ladies yang mau belajar Internet Marketing

Posted by: Mama Selma on: February 9, 2009

Hari gini jadi ibu2 dan perempuan pada umumnya kudu makin melek teknologi. Jamannya memang sudah menuntut untuk demikian. Jangan sampai kita ketinggalan dibanding anak2 kita yang katanya generasi platinum ini. Khusus untuk hal ini akan aku bahas terpisah, berdasarkan pada makalah seminar Parenting “Menghadapi Generasi Platinum di Era Digital” yang dibawakan oleh pakarnya, Ibu Elly Risman, SPsi.

Yang mau saya bicarakan di sini adalah tentang internet marketing. Banyak seminar yang mengusung tema mendulang dollar di internet, kaya dari internet, menjadikan Yahoo dan Google sebagai “salesman” kita, dll. All of them looks easy walaupun kenyataannya banyak banget pernak pernik yang kudu dipersiapkan.

Khusus untuk yang ga suka ribet, ada cara praktis untuk belajar internet marketing dari pakarnya. Buat lady netters mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama Dini Shanti dan Nadia Yuniardo. 2 sahabat yang sama ibu2nya ini getol mendulang rupiah (dan dollar ;p) dari internet.

Salah satu bisnis mereka yang juga aku ikutin adalah dbc-network

Bisnis mereka sangat simple, dan sangat sesuai buat mereka yang:

  1. Pengen belajar internet marketing tapi tidak tahu mesti berguru ke siapa
  2. Pengen jualan di internet tapi masih belum punya produk
  3. Pengen gabung dengan komunitas (perempuan) yang seide dan sevisi, yakni untuk mengoptimalkan kemampuan IT dengan praktek/terjun langsung secara fun
  4. Pengen mempunyai penghasilan sendiri, tanpa mengandalkan nafkah suami semata ;p
  5. Pengen mengaktualisasi diri dengan cara yang smart
  6. Pengen yang lain-lain… (yang penting bermanfaat..you describe, you name it!)

Jika anda termasuk dalam salah satu (atau salah semua) alasan di atas, so it’s time for you to join SMARTLADYBIZ and be at the top of your capacity with us!

Warren Buffet’s advice for 2009

Posted by: Mama Selma on: February 7, 2009

Bukan barang baru, tapi will last long…

Surat Cinta dari Opa Buffet:
We begin this New Year with dampened enthusiasm and dented optimism. Our happiness is diluted and our peace is threatened by the financial illness that has infected our families, organizations and nations. Everyone is desperate to find a remedy that will cure their financial illness and help them recover their financial health. They expect the financial experts to provide them with remedies, forgetting the fact that it is these experts who created this financial mess.

Every new year, I adopt a couple of old maxims as my beacons to guide my future. This self-prescribed therapy has ensured that with each passing year, I grow wiser and not older. This year, I invite you to tap into the financial wisdom of our elders along with me, and become financially wiser.
Ø      Hard work: All hard work bring a profit, but mere talk leads only to poverty.
Ø      Laziness: A sleeping lobster is carried away by the water current.
Ø      Earnings: Never depend on a single source of income. [At least make your Investments get you second earning]
Ø      Spending: If you buy things you don’t need, you’ll soon sell things you need.
Ø      Savings: Don’t save what is left after spending; Spend what is left after saving.
Ø      Borrowings: The borrower becomes the lender’s slave.
Ø      Accounting: It’s no use carrying an umbrella, if your shoes are leaking.
Ø      Auditing: Beware of little expenses; A small leak can sink a large ship.
Ø      Risk-taking: Never test the depth of the river with both feet. [Have an alternate plan ready]
Ø      Investment: Don’t put all your eggs in one basket.
I’m certain that those who have already been practicing these principles remain financially healthy. I’m equally confident that those who resolve to start practicing these principles will quickly regain their financial health.

With Best Regards,
Warren Buffet

(bukan dari aku, lhooo)

Multiple Intelligences

Posted by: Mama Selma on: February 7, 2009

Howard Gardner, dalam bukunya Multiple Intelligences (Kecerdasan Ganda), membagi kecerdasan anak dalam spektrum yang cukup luas.

1. Kecerdasan matematika dan logika atau cerdas angka.

  • Memuat kemampuan seorang anak berpikir secara induktif dan deduktif, kemampuan berpikir menurut aturan logika dan menganalisis pola angka-angka, serta memecahkan masalah melalui kemampuan berpikir. Anak-anak dengan kecerdasan matematika dan logika yang tinggi cenderung menyenangi kegiatan analisis dan mempelajari sebab akibat terjadinya sesuatu. Mereka menyenangi cara berpikir yang konseptual, misalnya menyusun hipotesis, mengategori, dan mengklasifikasi apa yang dihadapinya. Anak-anak ini cenderung menyukai aktivitas berhitung dan memiliki kecepatan yang tinggi dalam menyelesaikan problem matematika. Bila kurang memahami, mereka cenderung bertanya dan mencari jawaban atas hal yang kurang dipahaminya. Anak-anak yang cerdas angka juga sangat menyukai permainan yang melibatkan kemampuan berpikir aktif seperti catur dan bermain teka-teki. Setelah remaja biasanya mereka cenderung menggeluti bidang matematika atau IPA, dan setelah dewasa menjadi insinyur, ahli teknik, ahli statistik, dan pekerjaan-pekerjaan yang banyak melibatkan angka.

2. Kecerdasan bahasa atau cerdas kata.

  • Memuat kemampuan seorang anak untuk menggunakan bahasa dan kata-kata baik secara lisan maupun tulisan dalam berbagai bentuk yang berbeda untuk mengekspresikan gagasannya. Anak-anak dengan kemampuan bahasa yang tinggi umumnya ditandai dengan kesenangannya pada kegiatan yang berkaitan dengan bahasa seperti membaca, membuat puisi, dan menyusun kata mutiara. Anak-anak ini cenderung memiliki daya ingat yang kuat akan nama-nama orang, istilah-istilah baru, maupun hal-hal yang sifatnya detail. Mereka cenderung lebih mudah belajar dengan cara mendengarkan dan verbalisasi. Dalam hal kemampuan menguasai bahasa baru, anak-anak ini umumnya memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Pada saat dewasa biasanya mereka akan menjadi presenter, pengarang, penyair, wartawan, penerjemah, dan profesi-profesi lain yang banyak melibatkan bahasa dan kata-kata.

3. Kecerdasan musikal atau cerdas musik.

  • Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap suara-suara nonverbal yang berada di sekelilingnya, dalam hal ini adalah nada dan irama. Anak-anak ini senang sekali mendengar nada-nada dan irama yang indah, mulai dari senandung yang mereka lakukan sendiri, dari radio, kaset, menonton orkestra, atau memainkan alat musik sendiri. Mereka lebih mudah mengingat sesuatu dengan musik. Saat dewasa mereka dapat menjadi penyanyi, pemain musik, komposer pencipta lagu, dan bidang-bidang lain yang berhubungan dengan musik.

4. Kecerdasan visual spasial atau cerdas gambar.

  • Memuat kemampuan seorang anak untuk memahami secara lebih mendalam mengenai hubungan antara objek dan ruang. Anak-anak ini memiliki kemampuan menciptakan imajinasi bentuk dalam pikirannya, atau menciptakan bentuk-bentuk tiga dimensi. Setelah dewasa biasanya mereka akan menjadi pemahat, arsitek, pelukis, desainer, dan profesi lain yang berkaitan dengan seni visual.

5. Kecerdasan kinestetik atau cerdas gerak.

  • Memuat kemampuan seorang anak untuk secara aktif menggunakan bagian-bagian atau seluruh tubuhnya untuk berkomunikasi dan memecahkan berbagai masalah. Hal ini dapat dijumpai pada anak-anak yang unggul dalam bidang olah raga, misalnya bulu tangkis, sepak bola, tenis, renang, basket, dan cabang-cabang olah raga lainnya, atau bisa pula terlihat pada mereka yang unggul dalam menari, bermain sulap, akrobat, dan kemampuan-kemampuan lain yang melibatkan keterampilan gerak tubuh.

6. Kecerdasan inter personal atau cerdas teman.

  • Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap perasaan orang lain. Mereka cenderung memahami dan berinteraksi dengan orang lain sehingga mudah dalam bersosialisasi dengan lingkungan di sekelilingnya. Kecerdasan ini disebut juga kecerdasan sosial, dimana seorang anak mampu menjalin persahabatan yang akrab dengan teman-temannya, termasuk berkemampuan memimpin, mengorganisasi, menangani perselisihan antar teman, dan memperoleh simpati dari anak yang lain. Setelah dewasa mereka dapat menjadi aktivis dalam organisasi, public relation, pemimpin, manajer, direktur, bahkan menteri atau presiden.

7. Kecerdasan intra personal atau cerdas diri.

  • Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap perasaan dirinya sendiri. Mereka cenderung mampu mengenali kekuatan atau kelemahan dirinya sendiri, senang mengintropeksi diri, mengoreksi kekurangan maupun kelemahannya dan kemudian mencoba untuk memperbaiki dirinya sendiri. Beberapa di antara mereka cenderung menyenangi kesendirian dan kesunyian, merenung dan berdialog dengan dirinya sendiri. Saat dewasa biasanya mereka akan menjadi ahli filsafat, penyair, atau seniman.

8. Kecerdasan naturalis atau cerdas alam.

  • Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap lingkungan alam, misalnya senang berada di lingkungan alam terbuka seperti cagar alam, gunung, pantai, dan hutan. Mereka cenderung suka mengobservasi lingkungan alam seperti aneka macam bebatuan, flora dan fauna, bahkan benda-benda di ruang angkasa. Saat dewasa mereka dapat menjadi pecinta alam, pecinta lingkungan, ahli geologi, ahli astronomi, penyayang binatang, dan aktivitas-aktivitas lain yang berhubungan dengan alam dan lingkungan. Dengan konsep Multiple Intelligences (Kecerdasan Ganda) ini, Howard Gardner ingin mengoreksi keterbatasan cara berpikir yang konvensional mengenai kecerdasan, bahwa seolah-olah kecerdasan hanya terbatas pada hasil tes intelegensi yang sempit saja, atau hanya sekadar dilihat dari prestasi yang ditampilkan seorang anak melalui ulangan maupun ujian di sekolah belaka. Anak-anak unggul pada dasarnya tidak akan tumbuh dengan sendirinya, mereka memerlukan lingkungan subur yang diciptakan untuk itu. Oleh karena itu diperlukan kesungguhan dari orang tua dan pendidik untuk secara tekun dan rendah hati mengamati dan memahami potensi anak atau murid dengan segala kelebihan maupun kekurangannya, dan menghargai seriap bentuk kecerdasan yang berlainan. Hhhhmm..semoga artikel ini membuat kita makin bijak mengenali kecerdasan unik dari anak kita masing-masing.
Banner Pink
Produk-dinamis

 

July 2009
M T W T F S S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

My Other Blog http://www.gayahiduporganic.com